Cara Membaca/ Menghitung Mikrometer Sekrup Disertai Gambar

⏩ Ulasan lengkap materi mikrometer sekrup disertai contoh gambar⭐ cara membaca dan menghitung mikrometer sekrup yang benar! ☑️

Mikrometer sekrup adalah alat pengukur yang terdiri dari sekrup terkalibrasi dan memiliki tingkat kepresisian 0,01 mm. Alat ini ditemukan oleh willaim Gascoigne pada abad ke 17. Penggunaan pertamanya adalah untuk mengukur jarak sudut antar bintang-bintang dan ukuran benda-benda luar angkasa dari teleskop.

Pada dasarnya Pengertian mikrometer sekrup adalah alat ukur panjang yang digunakan untuk mengukur kepanjangan, diameter, atau ketebalan suatu benda. Tingkat presisi (keakuratan) alat ini sangat tinggi, yakni mencapai 0,01 mm atau 10 kali lebih teliti dibandingkan jangka sorong yang hanya mencapai 0,1 mm.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup

Cara menggunakan mikrometer sekrup menggunakan tingkat presisi yang tinggi ini membuat alat ukur ini kerap digunakan untuk mengukur benda berukuran kecil.

Bagi Anda yang belum tahu seperti apa bentuk alat ini, bagian-bagian, serta cara menggunakan yang benar, di artikel kali ini kami akan membahasnya sebagai bahan pembelajaran untuk kita semua. Selanjutnya mari kita simak contoh gambar beserta bagian-bagiannya berikut ini.

Dari keterangan yang ada pada contoh gambar diatas dapat kita lihat ada 7 bagian yang perlu kita ketahui. Bagian-bagian tersebut antara lain sebagai berikut.

Bagian Bagian Mikrometer Sekrup :

  • Poros Tetap yang terletak di ujung lengkung frame dan tidak bisa bergerak.
  • Poros Geser ada di ujung lengkung frame lainnya dan bisa digerakan dengan memutar pemutarnya.
  • Skala utama terletak sejajar poros geser dan menujukan skala dalam satuan mm.
  • Skala Nonius (Skala Putar) terletak di samping skala utama dan memutari skala utama. Ketelitian skala nonius adalah 0,01 mm.
  • Pemutar terletak di samping skala nonius dan dapat diputar untuk menggerakkan poros geser.
  • Pengunci berfungsi untuk mengunci poros geser agar tidak bergerak.
  • Rachet adalah bagian yang tidak memiliki fungsi selain untuk membantu pergerakan poros geser. Jika poros geser bergera, rachet juga ikut bergerak.
  • Frame berbentuk U sebagai rangka poros.

Penjelasan :

  • Spindle

Poros bergerak berbentuk komponen silindris yang digerakkan oleh timble

  • Lock nut

Bagian yang dapat digunakan untuk mngunci pergerakan poros geser

  • Sleeve

Bagian statis berbentuk lingkaran yang merupakan tempat ditulisnya skala pengukuran. Terdapat dua skla, yaitu sakla utama dan skla nonius

  • Thimble

bagian yang dapat digerakkan oleh tangan penggunanya

  • Ratchet

Bagian yang dapat membantu menggerakkan poros gesaer dengan pergerakan lebih perlahan dibanding mengerakkan thimble

  • Rangka atau frame

Komponen berbentuk C yang menyatukan poros tetap dan komponen-komponen lainnya. Rangka di buat tebal agar kokoh dan mampu menjaga objek pengukuran tidak bergerak, bergesar atau berubah bentuk.

Cara Membaca Skala Mikrometer Sekrup

micrometer sekrup

Umumnya Skala pada mikrometer dibagi dua jenis, yaitu skala utama dan skala putar atau skala nonius. Penjelasan kedua skala pada mikrometer sekrup adalah sebagai berikut:

Pengertian Skala Utama

Terdiri dari skala : 1, 2, 3, 4, 5 mm, dan seterusnya yang berada pada bagian atas. Dan nilai tengah : 1,5; 2,5; 3,5; 4,5; 5,5 mm, dan seterusnya yang berada dibagian bawah.

Pengertian Skala Nonius atau Skala Putar

Terdiri atas skala 1 sampai dengan 50. Setiap skala putar atau skala nonius berputar mundur 1kali putaran maka skala utama bertambah 0,5 mm. Sehingga dari logika tersebut dapat diperoleh 1 skala putar = 1/100 mm = 0,01 mm.

  1. Untuk skla utama, dapat dilihat diatas bahwa posisi thimble telah melewati angka 5 di bagian atas dan pada bagian bawah garis horizontal telah melewati 1 strip. 0,5 mm artinya pada bagian ini di dapat hasil pengukuran 5 mm + 0,5 mm = 5,5, mm. Pengukuran juga dapat dilakukan dengan prinsipbahwa setiap 1 strip menandakan jarak 0,5 mm. Dikarenakan terlewati 5 strip diatas garis horizontal, maka total jarak adalah (5 + 6) X 0,5 mm = 5,5 mm
  2. Pada bagian kedua, terlihat horizontal di sklal utama berhimpit dengan angka 28 di skla nonius artinya pada skla nonius didaptkan tambahan panjang 0,28 mm.
  3. Maka, hasil akhir pengukuran pada contoh ini adalah 5,5 mm + 0,28 = 5,78 mm. Hasil ini memilki ketelitian sebesar 0,01 mm.

Cara Menghitung Mikrometer Sekrup

Seperti kita tahu, alat ukur ini terdiri dari 2 skala, yaitu skala utama (terletak pada poros geser) dan skala nonius atau skala putar (terletak pada pemutar). Masing-masing skala ini memiliki fungsi berbeda.

Skala utama memiliki angka-angka yang mewakili satuan milimeter (mm), dan dibagian tengah antar angka-angka tersebut terdapat titik tengah. Pada contoh gambar di atas misalnya, skala utama menunjukan angka 5,5 mm.

Skala nonius memiliki angka-angka yang mewakili skala mikrometer (0,01 mm). Skalanya sendiri ada 50 buah garis dalam satu putaran penuh. Adapun jika skala nonius diputar penuh, poros geser umumnya akan bergeser sebanyak 0,5 mm. Sehingga setiap garis pada skala nonius mewakili ketebalan 0,5 mm dibagi 59 garis = 0,01 mm.

Perhatikan pada contoh gambar mikrometer sekrup di atas, skala nonius micrometer sekrup menunjukan garis ke 26, yang berarti mewakili 0,26 mm. Nah, dari pengamatan kedua skala tersebut.

sekarang kita bisa menghitung berapa ketebalan benda yang diukur dengan menjumlah nilai yang ditunjukan skala utama dan skala nonius, yaitu = 5,5 mm + 0,26 mm = 5,76 mm.

Berikut kami paparkan juga ulasan contoh soal bagaimana cara menghitung mikrometer sekrup yang kami rangkum dari situs wikielektronika.com.

Contoh Soal Menghitung Mikrometer Sekrup

1. Jika pada suatu pengukuran didapatkan gambar skla utama dan skala nonius sebagai berikut, berapa panjang dari benda yang diukur?

mikrometer sekrup

Jawaban :

Skala utama = 4 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Maka, hasil pengukuran = skla utama + skla nonius = 4 mm + 0,3 = 4,30 mm

2. Berapa ketebalan kawat tembaga yang diukur berikut?

contoh gambar mikrometer sekrup

Jawaban :

Skala utama = 1,5 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Maka, hasil pengukuran = skla utama + skla nonius = 1,5 mm + 0,3 mm = 1,80 mm

3. Tebal sebuah lempeng logam yang diukur seperti ditunjukkan gambar adalah?

perhitungan mikrometer sekrup

Jawaban :

Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 4,50 mm + 0,28 mm = 4,78 mm

Jadi hasil yang diperoleh yakni 4,78 mm

4. Jika pada suatu pengukuran didapatkan gambar skala utama ataupun skala nonius di bawah ini, hitunglah berapa panjang dari benda yang akkan dikur?

mikrometer skrup

Jawaban :

Skla utama = 4 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Maka, jadi hasil dari pengukuran di atas adalah skla utama di tambah skla nonius = 4 mm + 0,3 mm = 4,30 mm

5. Hitunglah berapa ketebalan kawat tembaga di bawah ini!

gambar mikrometer

Jawaban :

Skala utama = 1,5 mm

Skala nonius = 0,30 mm

Jadi, maka hasil daripengukuran di atas adalah skla utama di tambah dengan skal nonius = 1,5 mm + 0,3 mm = 1,80 mm

6. Perhatikan gambar mikrometer sekrup di bawah ini!

alat ukur mikrometer

Hitunglah besar pengukurannya adalah…..

Jawabannya :

Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 3,50 mm + 0,27 mm = 3,77 mm

Jadi hasil yang diperoleh yakni 3,77 mm

Perbedaaan Jangka sorong dan Mikrometer Sekrup

  1. Jangka sorong memiliki ketelitian sebesar 0,01 cm = 0,1 mm sedangkan Mikrometer sekrup memilki ketelitian sebesar 0,01 mm
  2. Jangka sorong digunakan untuk mengukur ketebalan logam, mengukur diameter dalam maupun luar objek melingkar seperti cincin, pipa, maupun silinder, selain itu untuk mengukur ketinggian atau kedalaman objek yang tidak terlalu dalam seperti tabung reaksi, gelas ukur, dan lainnya. Sedangkan mikrometer sekrup digunakan untuk mnegukur ketebalan benda yang cukup tipis seperti plat atau lempeng logam, ketebalan kertas, uang logam dan lainnya.

Dari paparan di atas artikel mengenai cara membaca mikrometer sekrup dapat diseimpulkan bahwa mikrometer sekrup berbeda dengan jangka sorong hanya cara penggunaannya dan ukuran ketelitian, kesamaan padakedua alat tersebut yakni sama-sama alat pengukur dan nama bagian alat pengukur yang sama yakni skla utama dan skal nonius.

Ragam Informasi Lainnya :
Jangka Sorong Menghitung NPV
Rumus Lingkaran Menghitung IRR

Dari sini dapat kita ambil kesimpulan ternyata cukup mudah bukan cara membaca dan menghitung Mikrometer Sekrup yang kami tuliskan diatas? Sekian ulasan kita kali ini. Semoga apa yang telah kita pelajari dari artikel ini dapat bermanfaat.