Cara Menghitung KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) dengan Excel

Cara Menentukan KKM serta bagaimana cara Menghitung Kriteria Ketuntasan Minimal yang benar dan tepat. Pada dasarnya menghitung kkm tidaklah mudah dengan menggunakan program komputer microsoft Excel. Namun, tentu sebelum melakukan itu anda dituntut untuk mengetahui rumus atau formula kkm untuk excel terlebih dahulu. Nah, sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang pengertian KKM.

KKM atau Kriteria Ketuntasan Minimal adalah kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan. KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM.

Fungsi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)

  1. Sebagai acuan bagi seorang guru untuk menilai kompetensi peserta didik sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) suatu mata pelajaran atau Standar Kompetensi (SK)
  2. Sebagai acuan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti pembelajaran
  3. Sebagai target pencapaian penguasaan materi sesuai dengan SK/KD – nya
  4. Sebagai salah satu instrumen dalam melakukan evaluasi pembelajaran
  5. Sebagai “kontrak” pedagogik antara pendidik, peserta didik dan masyarakat (khususnya orang tua dan wali murid).

Tahapan Penetapan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)

Seperti pada uraian diatas bahwa penetapan KKM dilakukan oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran. Adapaun langkah dan tahapan penetapan KKM antara lain:

  • Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik. Hasil penetapan KKM indikator berlanjut pada KD, SK hingga KKM mata pelajaran.
  • Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan patokan guru dalam melakukan penilaian
  • KKM yang ditetapkan disosialisaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas pendidikan
  • KKM dicantumkan dalam laporan hasi belajar atau rapor pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang tua/wali peserta didik.

Jadi yang menjadi pertimbangan dalam menentukan KKM adalah kompleksitas, daya dukung, dan intake. Kompleksitas mengacu pada tingkat kesulitan Kompetensi Dasar yang bersangkutan. Daya dukung meliputi kelengkapan mengajar seperti buku, ruang belajar, laboratorium (jika diperlukan) dan lain-lain.

Sedangkan Intake merupakan kemampuan penalaran dan daya pikir peserta didik. Setelah kita mengetahui apa itu yang dimaksud dengan KKM, selanjutnya mari kita simak langsung bagaimana Cara Menghitung KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) berikut ini.

Cara Menghitung KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal)

Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai :
1. Kompleks : – Tinggi =1
– Sedang = 2
– Rendah = 3
2. Daya dukung: – Tinggi =3
– Sedang =2
– Rendah =1
3. Intake : – Tinggi = 1
– Sedang = 2
– Rendah = 3

Jika indikator memiliki kriteria : kompleks rendah, daya dukung tinggi dan intake peserta didik sedang. Maka nilainya adalah : ( 3 + 3 + 2 ) / 9 x 100 = 88,89 dibulatkan menjadi 89.

Contoh Soal Menghitung KKM

Perhatikan Gambar berikut ini!

Pertama-tama yang perlu kita ketahui adalah tingkatan-tingkatan KKM, yaitu :
1. KKM Indikator
2. KKM Kompetensi Dasar
3. KKM Standar Kompetensi
4. KKM Mata Pelajaran selama 1 Semester atau 1 Tahun
5. KKM seluruh mata pelajaran (atau KKM Satuan Pendidikan)

Kriteria pendekatan pengukuran KKM mempergunakan 3 pendekatan, yakni: pendekatan konpleksitas, pendekatan daya dukung dan pendekatan intake siswa. Kepada 3 pendekatan ini ditentukan rentang nilai kriteria KKM dan skor pada masing-masing kriteria dengan mempergunakan rumus: kriteria kompleksitas+ kriteria daya dukung + kriteria intake siswa :

9 x 100 = …

Kriteria rentang nilai KKM sebagai berikut:

1. Rentang nilai kompleksitas: Tinggi = 50 – 64
Sedang = 65 – 80
Rendah = 81 – 100

2. Rentang nilai daya dukung: Tinggi = 81 – 100
Sedang = 65 – 80
Rendah = 50 – 64

3. Rentang nilai intake siswa: Tinggi = 81 – 100
Sedang = 65 – 80
Rendah = 50 – 64

Kriteria skor nilai KKM sebagai berikut:

1. Rentang nilai kompleksitas: Tinggi = 1
Sedang = 2
Rendah = 3

2. Rentang nilai daya dukung: Tinggi = 3
Sedang = 2
Rendah = 1

3. Rentang nilai intake siswa: Tinggi = 3
Sedang = 2
Rendah = 1

Rentang nilai merupakan alat bantu menentukan skor kriteria KKM pada tiap-tiap unsur kriteria KKM, pada unsur kompleksitas, rentang nilai 50 – 64 menandakan kompleksitasnya tinggi dengan skor nilai 1 dan pada unsur daya dukung rentang nilai 81 – 100 menandakan daya dukungnya tinggi dengan skor nilai 3, dan pada intake siswa rentang nilainya 50 – 64 menandakan intake siswa rendah dengan skor nilai 1 dan pada kompleksitas rentang nilainya 81– 100 menandakan kompleksitasnya rendah dengan skor nilai 1.

Menentukan kompleksitas, tinggi-sedang-rendah, dapat dilakukan dengan memakai kompleksitas ranah, baik ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, dengan mempergunakan rentang nilai sebagai berikut:

1. Kriteria kompleksitas

Pada intinya walaupun menghitung kkm dengan mempergunakan pendekatan diatas, namun pengetahuan, keahlian dan keterampilan pendidik terhadap pemahaman dan analisis indikator merupakan sesuatu yang sangat berarti dalam penggunaan pendekatan di atas, muai dari perumusan indikator melalui analisis pemetaannya sampai kepada perumusan KKM itu sendiri,untuk ini hanya guru yang professional yang dapat melakukannya.

Setelah menemukan skor dari masing-masing pendekatan, maka skor itu kita masukkan kedalam rumus. Contoh: Skor kompleksitas tinggi nilainya 1, Skor daya dukung sedang nilainya 2 dan skor intake siswa tinggi nilainya 3. Nilai-nilai ini kita masukkan kedalam rumus sebagai berikut:

Dibulatkan menjadi 67.

Jadi KKMnya 67. KKM 67 untuk KKM satu indikator, sementara yang dicari adalah KKM mata pelajaran, maka untuk mencari KKM mata pelajaran, melalui KKM indikator, yakni carilah KKM setiap indikator untuk satu semester, kemudian dijumlahkan, hasil penjumlahan dibagi sebanyak indikator dalam satu semester, maka dapatlah nilai rata-rata, maka nilai rata-rata nilai menjadi nilai KKM mata pelajaran.

Kali ini kita akan belajar Cara Menentukan KKM serta bagaimana Menghitung KKM Dengan Excel yang benar dan tepat. Pada dasarnya menghitung kkm tidaklah mudah dengan menggunakan program komputer microsoft Excel. Namun, tentu sebelum melakukan itu anda dituntut untuk mengetahui rumus atau formula kkm untuk excel terlebih dahulu. Nah, sebelum kita melangkah lebih jauh ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang pengertian KKM.

KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) adalah kriteria paling rendah untuk menyatakan peserta didik mencapai ketuntasan. KKM harus ditetapkan diawal tahun ajaran oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran di satuan pendidikan atau beberapa satuan pendidikan yang memiliki karakteristik yang hampir sama. Pertimbangan pendidik atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama penetapan KKM.

Fungsi KKM

Leave a Comment