Hipotesis Adalah ? Pengertian dan Contoh Hipotesis Penelitian

⏩ Hipotesis Adalah? Berikut pengertian apa itu hipotesis penelitian ⭐ contoh hipotesis dalam penelitian ☑️ langkah pengujian hipotesis☑️

Bagi Anda yang sedang meneliti sesuatu dan mendalami dengan menelusuri terlebih dahulu dengan mengadakan penelaah terhadap sumber untuk menentukan anggapan dasar, yang dilakukan langkah selanjutnya yakni merumuskan hipotesis penelitian. Lalu apa itu hipotesis?

Hipotesis memiliki makna yang luas. Hipotetsis adalah dugaan sementara terhadap penelitian suatu hal yang ditentukan dengan penelitian tertentu sehingga perlu adanya melakukan penelitian yang sebenarnya. selain itu hipotesis adalah jawaban sementara terhadapa permasalahan dalam penelitian yang hars diuji kebenarannya.

Dalam artikel ini, akan dipaparkan lebih dalam mengenai apa itu hipotesis, diantaranya yang akan dibahas adalah pengertian hipotesis, pengujian hipotesis, dan juga contoh hipotesis penelitian. Yuk simak dengan seksama di bawah ini.

Pengertian Hipotesis Penelitian

hipotesis adalah

Definisi hipotetsis adalah suatu hal yang masih diduga-duga karena dengan berbagai pertimbangan-pertimbangan namun masih belum ditetapkan kebenarannya sehingga harus melakukan penelitian atau terjun ke lapanagan.

Hipotesis selalu tidak lepas dengan penelitian, hipotesis adalah dugaan yang mejadi jawaban sementara dalam menganalisis sesuatu atau meneliti sesuatu. Namun jika hipotesis peneltian adalah jawaban sementara perihal penelitian yang akan dilakukan dengan pedoman anggapan-anggapan teori dasar.

Jika Anda meneliti menggunakan kuantitatif maka sudah dipastikan akan membutuhkan hipotesis, namun jika Anda menggunakan kualitatif maka belum tentu Anda membutuhkan hipotesis.

Hipotesis penelitian dibuat oleh peneliti untuk acuan dalam menentukan langkah selanjutnya yang harus dilakukan untuk membuat kesimpulan-kesimpulan   peneliti. Tujuan adanya hipotesis adalah bahwa peneliti memiliki cukup pengetahuan sebelum untuk  melakukan penelitian.

Hipotesis penelitian juga menjadi petunjuk langkah apa yang terlebih dahulu dilakukan, hipotesisi penelitian memberikan petunjuk pada pengumpulan dan penafsiaran data, hipotesis penelitian juga membantu dalam menyusun untuk melaporkan kesimpulan peneliti.

Pengujian Hipotesis

Setelah menentukan hipotesis, maka diperlunya uji hipotesis, apa itu uji hipotesis? Uji hipotesis adalah cabang ilmu statistika inferensial yang dipergunakan untuk menguji kebenaran suatu hipotesis dan menarik kesimpulan apakah menerima atau menolak pernyataan tersebut. Tujuan dari uji hipotesis dalah untuk menetapkan suatu dasar sehingga dapat mengumpulkan bukti data-data dalam menentukan keputusan, benar atau tidaknya hipotesis tersebut.

Langkah-langkah dalam membuat pengujian hipotesis :

  1. Tentukan formulasi hipotesis nol dan hipotesis alternatif
  2. Tentukan taraf nyata atau disebut juga level of significant
  3. Tentukan nilai kritis (nilai tabel) dan statistik uji hipotesisnya
  4. Hitung nilai statistik uji hipotesis
  5. Pengambilan keputusan

Contoh Uji Hipotesis (uji hipotesis 2 sample t test)

Seorang engineer ingin melakukan pengujian hipotesis tergadap mesin yang ditawarkan oleh Vendor mesin. Engineer tersebut kemudian mengumpulkan data sebagai berikut:

Mesin baru berhasil memproduksi rata-rata 550 unit perjam dalam waktu percobaan adalah 8 jam produksi dengan simpangan bakunya adalah 25 unit, sedangkan mesin lama berhasil memproduksi rata-rata 500 unit dalam waktu percobaannya adalah 8 jam dengan simpangan bakunya adalah 20 unit. Apakah mesin baru lebih baik dari mesin lama?

Penyelesaian:

Langkah 1 : formulasi H0 dan H1

H0 = u1 = u2

H1 : u1 > u2

Langkah 2 : tentukan taraf nyata (a) / level of significant

a = 0.05 atau 5%

langkah 3 : tentukan nilai kritis (lihat tabel t)

df = n1 + n2 -2

df = 8 + 8 -2

df = 14

t tabel = 2.145

karena uji hipotesis ini adalah membandingkan 2 sampel, maka uji hipotesis yang digunakan adalah 2 sample t test.

Langkah 4 : hitung nilai statistik uji hipotesis

Diketahui :

Mesin barun 1 = 8

X1 = 550

S1 = 25

Mesin laman 2 = 8

X2 = 500

S2 = 20

Rumus uji hipotesis 2 sample t test (silahkan lihat tabel diatas)

SP2 = ((8-1)(25)2 + (8 – 1)(20)2) / (8 + 8 -2)

SP2 = (4375 + 2800)/(14)

SP2 = 512.5

SP =

SP = 22.63

t = (550 – 500 – 0) / (22.63  + (1/8))

t = 4.418

langkah 5 : pengambilan keputusan

4.438 > 2.145

T hitung > t tabel,            Tolak H0

Kesimpulan :

Berdasarkan pengujian hipotesis, mesin baru lebih baik daripada mesin lama.

Contoh Hipotesis Penelitian

1. Rumusan masalah : apakah pohon mangga jenis A menghasilkan kurang dari 100 buah mangga perhari dalam satu kali masa panen?

Hipotesis : pohon mangga A menghasilkan kurang dari 100 buah mangga perhari dalam satu kali masa panen

Hipotesis uji :

H0 : U  100 buah mangga

Pohon mangga jenis A menghasilkan sama atau lebih dari 100 buah mangga perhari dalam satu kali panen

H1 : U < 100 buah mangga

Pohon mangga jenis A menghasilkan kurang dari 100 buah mangga perhari dalam satu kali masa panen

2. Rumusan masalah : adakah perbedaan penerapan sistem tanam jajar legowo dengan sistem  tanam konvensional terhadap hasil usaha petani?

Hipotesis : ada perbedaan penerapan sistem tanam jajar legowo dengan sistem tanam konvensional terhadap hasil usaha petani

Hipotesis uji :

H0 : MA = MB

Tidak ada perbedaan penerapan sistem tanam jajar legowo dengan sistem tanam konvensional terhadap hasil usaha petani

H1 : MA MB

Ada perbedaan antara metode pembelajaran A dengan B terhadap hasil belajar

3. Rumusan masalah : seberapa tinggi semangat kerja karyawan di PT. Jaya Kusuma?

Hipotesis :

  1. Semangat kerja karyawan di PT jaya Kusuma = 75% dari kriteria ideal yang diterapkan
  2. Semangat kerja karyawan di PT jaya kusuma paling sedikit 60% dari kriteria ideal yang ditetapkan
  3. Semangat kerja karyawan di PT jaya kusuma paling banyak 60% dari kriteria yang ditetapkan

4. Rumusan masalah : Adakah hubungan yang signifikan antara tinggi badan pelayan toko dengan jumlah barang yang terjual?

Hipotesis : terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara tinggi badan pelayan toko dengan jumlah barang yang terjual.

Hipotesis statistik :

H0 : p = 0, 0 berarti tidak ada hubungan (jika hasilnya p = 0, maka tidak terdapat hubungan antara tinggi pelayan toko dengan jumlah barang yang terjual)

Ha : p  0, jika p tidak sama dengan 0, maka p bisa lebih besar atau kurang dari 0. Dan dapat didefinisikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan pelayan toko dengan jumlah barang yang terjual

P = nilai korelasi dalam formulasi yang dihipnotiskan

Nah, dari paparan diatas dapat disimpulkan bahwa hipotesis adalah jawaban sementara yang belum diketahui kebenarannya, kebenarannya hanya akan terbukti ketika dilakukan pengujian hipotesis. Dan pada penelitian kuantitatif harus menggunakan hipotesis.

Ragam Informasi Lainnya :
Arti Implikasi Contoh Proposal Penelitian
Artikel Pendidikan Teks Laporan Observasi

Terimakasih pembaca sudah menyimak dengan baik informasi mengenai definisi dan pengertian hipotesis penilitian diatas, semoga  bermanfaat untuk pembaca,mohon maaf jika masih ada kesalahan dalam penulisan artikel hipotesis penelitian.

Leave a Comment