11+ Contoh Teks Editorial Singkat Beserta Strukturnya

11+ contoh teks editorial singkat beserta strukturnya terbaru 2020⏩ pengertian apa itu teks editorial ☑️ ciri ciri ☑️ dan contoh nya! ☑️

Apakah Anda pernah mendengar tentang teks editorial? Jika belum, maka pada pembahasan artikel kali ini akan membahas mengenai teks editorial. Langsung saja akan penulis bahas dibawah ini:

Gambaran umum mengenai teks editorial ini yakni sama halnya dengan teks opini, sehingga dapat diartikan dengan pendapat seseorang mengenai suatu peristiwa atau kejadian yang masih memilki perselisihan dan belum mendapatkan titik terang.

Pada artikel ini akan dibahas lebih dalam lagi dengan paparannya yakni: pengertian teks editorial, struktur , ciri-ciri dan berbagai contoh teks editorial singkat. Dengan adanya contoh teks ediatorial semga pebaca akan lebih bisa memahami apa itu teks editorial.

Pengertian Teks Editorial

teks editorial

Teks editorial adalah teks yang berisikan sebuah pendapat atau opini perihal kejadian atau peristiwa yang sedang hangat dibicarakan, atau yang masih memilki persoalan-persoalan yang belum mendapatkan titik terang. Biasanya teks editorial ini muncul di majalah atau surat kabar yang menerima masukan-masukan dari orang-orang yang memiliki pendapat.

Teks jenis ini bertujuan untuk memberikan cela atau sarana publik kepada si pendapat terhadap kegelisahan ataupun ungkapan yang perlu diungkapkan, sehingga dapat ditangkap dengan berbagai kalangan yang membaca majalah tersebut.

Struktur Teks Editorial

Terdapat 3 bagian dalam struktur teks editorial ini yakni:

  1. Pernyataan pendapat

Berisikan pendapat umum tentang argumen terbaru atau yang sedang hangat dibicarakan, dana masih dalam sisa-sia persoalan.

  1. Argumentasi atau opini

Berisikan pendapat khusus atau dapat disebut dengan pendapat penulis sebagai pendukung dari pendapat umum.

  1. Pernyataan ulang pendapat

Berisikan sebagai penutup, dengan mengulang argumen yang telah dipaprkan sebelumnya sehngga pembaca yang membaca akan lebih memahami dan mudah diserap oleh pembaca jika diulang kembali pendapatnya pada bagia penutup.

Ciri-Ciri Teks Editorial

Ada 7 ciri-ciri teks editorial yakni sebagai berikut:

  1. Pendapat khusus atau pendapat pribadi penulis.
  2. Pernyataan pendapat umum.
  3. Teks berupa essai yang dapat juga disebut dengan teks argumen yang memaparkan gagasan atau ide.
  4. Berpendapat menggunakan kalimat yang logis dalam menyampaikan pendapat.
  5. Memaparkan fakta umum terlebih dahulu dan disertai dengan pendapat.
  6. Bersifat analisis yakni mengurai dan memilah.
  7. Menggunakan kaidah kebahasaan tertentu pada persalan yang diberikan pendapat.

Kumpulan Contoh Teks Editorial

contoh teks editorial

Setelah memaparkan pengertian, struktur dan ciri-ciri maka selanjutnya akan dipaparkan berbagai contoh- contoh teks editorial singkat terbaru 2020. Berikut detailnya :

  • Contoh Teks Editorial Terbaru

Perihal insiden pembakaran bendera yang bertuliskan lafadz tauhid, yang dilakukan oleh Banser yakni umt Islam itu sendiri, di Jawa Barat pada tanggal 22 Oktober 2018 hari senin, menimbulkan reaksi dari Umat Islam lainnya. Reaksi tersebut direspn oleh massa yang berjumlah sangat besar dan tindakan anarki di berbagai tempat.

Di jakarta pada tanggak 26 Oktober 2018, banyaknya massa dari berbagai Kota memenuhi area gedung Menkopolhukam, yang melakukan aksi bela lafadz tauhid. Tidak hanya di Jakarta, di sidoarjo dan lain sebagainya.

Nah, dengan adanya konflik mengenai agama dengan hal ini bisa saja dimanfaatkan karena politik sehingga mementingkn kekuasaan dan tidak terkendali denganbanyaknya massa. Secara tidak sadar kita Indonesia di uji kedewasaannya, sehingga kita tidak menghakimi atau dihakimi.

Melainkan bagaiaman masalah ini diselesaikan agar perpecahan itu tidak ada, sehingga akan terciptanya persatuan kembali. Bung Karno dulu pernah mewasiati bahwa “Saya sadar bahwa saya akan tenggelam.

Namun biar­kan saya rela tenggelam, agar rakyat Indonesia dengan de­mi­kian tetap bersatu, tidak ter­pe­cah belah.” Dari kalimat tersebut sudah terbukti bahwa apa yang diinginkan dari seorang pemimpin, Presiden pertama Indonesia yakni persatuan, seperti semboyan kita “Berbeda-beda Namun Tetap Satu Jua”.

Dan dalam perintaah Al-Qur’an sangat jelas bahwa yakni segera untuk mengambil jalan dialog atau musyawarah untuk berdamai (Q.S. Hujarat: 10), dengan proses hukum yang harus ditegakkan.

Pendapat saya bahwa untuk Pemerintah khususnya Kementrian Agama ataupun MUI (Majelis Ulama Indonesia) segera menindaklanjuti perihal bendera yang dibakar, sehingga perselisihan sesama Umat Agama Islam segera disudahi sehingga tidak ada pemanfaatan terkait persoalan ini.

Kami ingin Indonesia satu, dan saya harap pihak Keagamaan memberikan pengertian kepada seluruh Umat Islam, agar terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Maka dari itu, kita sebaiknya Umat Islam tetap menjaga satu kesatuan kita, dengan membicarakan dan dimusyawarahkan pada titik yang telah disepakati, entah menuju jalur hukum maupun tidak, segera diselesaikan, agar Indonesia aman dan sejahtera.

  • Contoh Teks Editorial Singkat

Teringat dengan pemilihan calon presiden tahun 2019 pada bulan april, yang menjadi kandidat yakni Bapak Prabowo dan Bapak Jokowi. Sebelum menjelangnya pemilihan, banyaknya kampanye sana sini, untuk saling membuktikan bahwa mereka pantas untuk menjadi Presiden.

Ya, memang dengan adanya kampanye sedikit membantu untuk meyakinkan bahwa, memang benar-benar orang tersebut layak untuk dijadikan pemimpin.

Dan harus tetap komitmen dan bertanggung jawab atas lontaran-lontaran atau janji-janji yang telah tersampaikan oleh masyrakat setempat atau masyarakat yang telah dikunjungi. Sehingga masyarakat tidak menjadi kecewa, dan jika mereka dikecewakan, maka smereka akan menganggap semua itu hanya prioritas dan pencitraan semata.

Menurut pendapat saya, jangan memilih-milih karena perihal politik. Karena kebanyakan orang membicarakan perihal Presiden harus memilih ini harus memilih itu karena mereka politiknya seperti ini.

Lebih baik jauhkan dari kata politik, yang terpenting adalah orang yang memimpin berpegang teguh dengan Tuhan Yang Maha Esa, berkomitmen, bertanggungjawab, dan dapat dipercaya, tidak obral-obral janji.

Karena politik bagi saya tidak akan mempengaruhi, semua kehendak Yang Diatas, semu a apa yang telah dilakukan dan telah mereka janjikan akan dicatat oelh Yang Maha Atas, dan akan diminta pertanggungjawaban atas jabatannya itu. Dan kita ketika memilih harus sepenuhnya percaya dan berdo’a bahwa pemimpin yang saya pilih ini semoga amanah. Aamiin..

Maka dari itu, hindari dalam memilih dengan kata “politik”. Pilihlah yang menurut Anda calon pasangan yang benar-benar beramanah dan dapat dipercaya dengan janji-janjinya itu. Dan tidak lupa pasangan calon berpegang teguh kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dari paparan diatas termasuk contoh teks editorial dapat disimpulkan bahwa, teks editorial merupakan suatu isu yang masih hangat menjadi permasalahan  yang harus memiliki titik terang, dan merupakan pendapat-pendapat masyarakat yang ingin mengeluarkan pendapatnya.

Ragam Informasi Lainnya :
Contoh Teks Eksplanasi Contoh Teks Berita
Contoh Teks Eksposisi Contoh Teks Eksemplum
Contoh Teks Anekdot Contoh Teks Ulasan

Dengan adanya sarana yakni majalah, sehingga majalah menjadi wadah komunikasi publik terhadap permasalhan-permasalahan yang masih hangat dibicarakan. Dan perlunya kita mendengarkan apa yang menjadi pendapat mereka, kita tidak ada yang tahu pendapat tersebut bisa membantu kita atau tidak, dan pastinya kita harus menedengarkan apa yang menjadi kegelisahannya.

Semoga pembaca dapat lebih memahami, dan mohon maaf jika ada kesalahan tulisan mengenai contoh teks editorial diatas. Sebagai penulis mengucapkan beribu minta maaf. Terimakasih sudah menyimak dengan baik.

Leave a Comment